BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), baik yang memiliki risiko tinggi ataupun rendah terhadap HIV/AIDS diajak melakukan tes HIV atau VCT (Voluntary Counseling Test).
Hal itu penting untuk mengetahui sejak dini status kesehatannya, sekaligus sebagai upaya meminimalisasi penularan HIV/AIDS. "Semakin cepat dideteksi, semakin mudah penanganannya," kata Sekretaris Komisi Pennaggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Kobar, Muhammad Erfin Hidayat di Pangkalan Bun, Senin (2/1/2017).
Menurut Erfin, banyak warga yang telah terdeteksi mengidap HIV/AIDS atau orang dengan HIV/AIDS (ODHA) saat menjalani perawatan medis di rumah sakit atau puskesmas yang memiliki alat VCT.
"Ada beberapa telah masuk pada fase AIDS, dan baru terdeteksi saat melakukan perawatan medis di rumah sakit. Itu artinya dia sudah lama mengidap HIV/AIDS, tapi tidak terdeteksi karena sebelumnya tidak pernah melakukan VCT," ungkapnya.
Erfin meminta masyarakat menyadari pentingnya tes HIV/AIDS, sehingga jika ada yang diketahui terinfeksi HIV, bisa langsung ditangani. "Tanpa kesadaran itu, dapat dipastikan angka kasus kematian akibat AIDS semakin tinggi," ucapnya.
Ia mengimbau masyarakat tidak takut untuk melakukan tes HIV, karena virus tersebut bisa menyerang pada siapa saja. "Mari kita saling memberi pemahaman kepada masyarakat tentang P2HIV-AIDS agar di Kobar tidak ada lagi kematian akibat AIDS, dan tidak ada lagi infeksi baru," harapnya. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-10)
KPA Ajak Masyarakat Tes HIV/AIDS
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Dua Kasus Lakalantas Terjadi saat Kabut Asap Tebal di Sampit, Dua Orang Tewas
16.387 Personel Karhutla di Kalteng Dapat Jaminan Layanan Kesehatan Gratis
Komentar (0)
Memuat komentar…







