BORNEONEWS, Palangka Raya - Aktivitas transportasi udara di Kalimantan Tengah pada Maret 2026 menunjukkan lonjakan signifikan. Frekuensi penerbangan tercatat meningkat 45,72 persen dibandingkan Februari 2026.
Hal ini disampaikan Statistisi Ahli Madya Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Taufiqurrahman dalam berita resmi statistik pada Senin, 4 Mei 2026.
"Data BPS Kalteng mengungkapkan kenaikan ini sejalan dengan bertambahnya jumlah penumpang udara yang naik 43,24 persen, dari 100.495 orang menjadi 143.947 orang," kata Taufiqurrahman.
Taufiqurrahman menyebutkan peningkatan tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat, terutama pasca periode hari besar keagamaan.
"Tak hanya penumpang, arus barang melalui jalur udara juga mengalami kenaikan. Pada Maret 2026, volume kargo udara tercatat meningkat 37,32 persen, dari 1.932 ton menjadi 2.653 ton," katanya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa transportasi udara tidak hanya dimanfaatkan untuk mobilitas penumpang, tetapi juga semakin berperan dalam distribusi logistik di wilayah Kalimantan Tengah.
Taufiqurrahman menilai tren ini menjadi indikator positif bagi pertumbuhan sektor transportasi udara yang terus mengalami pemulihan dan peningkatan aktivitas. (TESTI PRISCILLA/j)









