PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Transportasi laut di Kalimantan Tengah pada Maret 2026 memperlihatkan tren berbeda antara pergerakan penumpang dan arus barang.

"Jumlah penumpang angkutan laut melonjak hingga 170,29 persen, dari 24.166 orang pada Februari 2026 menjadi 65.319 orang pada Maret 2026," kata Statistisi Ahli Madya BPS Kalteng, Taufiqurrahman dalam penyampaian berita resmi statistik pada Senin, 4 Mei 2026.

Taufiqurrahman menjelaskan bahwa lonjakan ini menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat melalui jalur laut, terutama untuk perjalanan antardaerah.

"Namun di sisi lain, arus barang melalui angkutan laut justru mengalami penurunan sebesar 9,38 persen," tuturnya.

Volume barang tercatat turun dari 2,08 juta ton pada Februari 2026 menjadi 1,89 juta ton pada Maret 2026.

"Perbedaan tren ini merupakan hal yang wajar, mengingat distribusi barang sangat dipengaruhi oleh kebutuhan pasar dan jadwal pengiriman, sementara pergerakan penumpang cenderung dipicu oleh momentum tertentu," jelasnya.

Ia menambahkan, meski terjadi penurunan pada arus barang, sektor transportasi laut tetap memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas dan distribusi logistik di Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/j)