BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin secara aktif mendorong generasi muda di Kota Cantik untuk mulai membangun kemandirian ekonomi melalui sektor kewirausahaan.
Menurutnya, pemuda memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui ide-ide kreatif dan inovatif yang segar.
"Dengan berwirausaha, anak muda diharapkan tidak lagi hanya bergantung pada ketersediaan lapangan kerja sebagai pencari kerja, melainkan mampu menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat luas," katanya, Selasa, 5 Mei 2026.
Fairid menekankan bahwa tantangan ekonomi di masa depan akan semakin kompleks, sehingga diperlukan mentalitas yang tangguh dan mandiri dari para pemuda.
Ia menilai bahwa kemandirian ekonomi bukan sekadar tentang meraih keuntungan finansial, tetapi juga tentang bagaimana membangun fondasi karakter yang disiplin, berani mengambil risiko, dan pantang menyerah.
"Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus mengawal proses transformasi mental ini agar anak muda lebih percaya diri dalam memulai bisnis," ujarnya.
Guna mendukung visi tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya telah menyiapkan berbagai program strategis, mulai dari pelatihan keterampilan teknis hingga pendampingan manajemen usaha.
Fairid menyebutkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memperluas akses permodalan dan menyediakan ruang kolaborasi bagi para pelaku usaha pemula.
Hal ini agar para wirausahawan muda memiliki ekosistem yang sehat untuk tumbuh dan berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif. (HENDRI)
Wali Kota Palangka Raya Dorong Pemuda Wujudkan Kemandirian Ekonomi Lewat Wirausaha
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Fairid Sebut Dana Banpres Rp10 Miliar, Prioritaskan Pencegahan hingga Kesehatan Relawan Karhutla
Walikota Gelar Musyawarah Terbuka Dana Banpres Karhutla, Undang Ormas dan Mahasiswa
Kualitas Udara Masih Berbahaya, Disdik Palangka Raya Perpanjang Pembelajaran Jarak Jauh
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan PJJ di Tengah Kabut Asap
Palangka Raya Terima Banpres Rp10 Miliar
Menkes Ingin Jadikan Bus Oksigen Pemko Palangka Raya sebagai Pilot Project Penanganan ISPA
Komentar (0)
Memuat komentar…







