BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya kembali menerima dukungan sarana dan prasarana kesehatan melalui program SOPHI Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Penyerahan alat kesehatan dilakukan secara simbolis dan diserahkan kepada dua Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas, yaitu Puskesmas Bukit Hindu dan Puskesmas Menteng.
"Alat yang diterima meliputi Infant T -Piece Resuscitator dan alat Elektrokardiogram (EKG)," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Palangka Raya Riduan, Selasa, 5 Mei 2026.
Kedatangan peralatan ini merupakan bagian dari upaya transformasi layanan kesehatan primer, guna memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Palangka Raya memiliki peralatan yang terstandarisasi dan modern.
Setiap alat memiliki fungsi yang sangat vital dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan. Infant T-Piece berfungsi sebagai alat bantu pernapasan neonatus yang sangat krusial dalam proses resusitasi bayi baru lahir, sehingga diharapkan dapat menurunkan risiko kematian bayi.
Sementara itu, alat EKG digunakan untuk mendeteksi aktivitas kelistrikan jantung, yang sangat mendukung upaya deteksi dini dan penanganan cepat terhadap penyakit kardiovaskular pada masyarakat.
Riduan, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan RI. Ia berharap dengan adanya penambahan dan pemutakhiran alat kesehatan ini, tim medis di kedua puskesmas tersebut dapat bekerja lebih maksimal.
"Dengan adanya alat-alat ini, kami berharap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat menjadi lebih cepat, tepat, dan akurat," ujar Riduan. Dia menegaskan bahwa peningkatan fasilitas kesehatan merupakan komitmen nyata pemerintah daerah.
"Ini adalah bukti komitmen kami untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan merata bagi seluruh warga Kota Cantik," tutupnya. (PATHUR)









