BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tahun 2017 ini Polres Kotawaringin Barat (Kobar) masih fokus untuk memberantas perjudian, minuman keras dan narkoba (Jumino).
"Pemberantasan pekat sudah menjadi tugas kita, khusus untuk jumino akan lebih ditingkatkan," kata Kapolres Kobar AKBP Pria Premos di Pangkalan Bun, Senin (2/1/2016).
Saat menggelar pers release di Aula Carnavy Polres Kobar, Premos menyebut, jumino menempati angka tertinggi dibanding kasus pekat lainnya. Selain mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) jelang Pilkada Kobar, pemberantasan jumino di Kabupaten Kobar saat ini sudah sangat mendesak. "Setiap melakukan pertemuan dengan warga dan tokoh, laporan tertinggi adalah tindak jumino," ujarnya.
Bahkan, kata Kapolres, saat melakukan sambang tokoh dan masyarakat, sebagian besar menginginkan jajaran Polres Kobar tidak memberi ampun kepada pelaku tindak jumimo.
Ia menambahkan saat ini dirinya masih melakukan 'pendalaman' terhadap titik-titik wilayah yang dinilai rawan tindak jumino dan gangguan kamtibmas.
Dia juga meminta masyarakat Kobar agar dapat mendukung sepenuhnya aksi pemberantasan tindak jumino. Sebab, hal ini merupakan tanggung jawab bersama. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-10)








