PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Sri Lestari, menilai kegiatan Pangkalan Banteng Expo “Pesona KSB 2026” mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hal tersebut disampaikan Sri Lestari usai menghadiri pembukaan expo yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Pangkalan Banteng, Sabtu, 2 Mei 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama delapan hari, hingga 9 Mei 2026.

“Alhamdulillah kemarin kita sudah bersama melakukan pembukaan dan insyaallah akan ditutup tanggal 9 Mei 2026,” ujarnya, Selasa, 5 Mei 2026.

Menurutnya, expo yang menghadirkan pelaku UMKM, pameran produk unggulan daerah, hingga pertunjukan seni dan budaya lokal ini menjadi wadah strategis dalam meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia berharap momentum Pangkalan Banteng Expo 2026,dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan.

“Semoga momen ini bisa menjadi wadah bagi para UMKM untuk melakukan kegiatan ekonomi, yang salah satu tujuannya adalah meningkatkan penghasilan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sri Lestari menyampaikan dukungan agar kegiatan serupa dapat dijadikan agenda rutin dan masuk dalam kalender event daerah. 

Bahkan, ia mendorong agar pelaksanaan expo tingkat kecamatan ini nantinya bisa dilanjutkan dengan Kobae Expo. 

“Kami mensupport agar ini bisa menjadi agenda rutin, mungkin bisa disinergikan dengan Kobar Expo yang diawali dari kecamatan-kecamatan,” katanya.

Ia menambahkan, setiap kecamatan di Kobar memiliki potensi UMKM yang cukup besar dan membutuhkan ruang promosi serta transaksi yang memadai.

“Harapannya tidak hanya di Kecamatan Pangkalan Banteng, tapi kecamatan lain juga bisa melaksanakan kegiatan serupa. Karena di daerah lain juga banyak UMKM yang memerlukan wadah untuk beraktivitas ekonomi, yang nantinya bermuara pada event besar Kobar Expo,” tandasnya. (DANANG/J)