PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat transformasi pembangunan kota dengan menghadiri kegiatan Capacity Building di Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Cantik ini bertujuan untuk mendalami skema Kerjasama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha (KPDBU) sebagai mesin penggerak baru bagi infrastruktur daerah.

Dalam arahannya, Fairid menegaskan bahwa percepatan pembangunan tidak boleh terhambat oleh keterbatasan anggaran konvensional.

Ia mendorong seluruh jajaran perangkat daerah untuk mulai membuka diri terhadap model pembiayaan yang melibatkan pihak swasta, demi menghadirkan fasilitas publik yang lebih baik, cepat, dan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

"Keterlibatan badan usaha dalam pembangunan bukan sekadar soal pembiayaan, melainkan juga transfer teknologi dan efisiensi manajemen," katanya.

Dengan persiapan yang matang dan pemahaman regulasi yang tepat, ia optimis Kota Palangka Raya dapat mengejar ketertinggalan infrastruktur melalui proyek-proyek yang dirancang secara profesional dan transparan.

Selama sesi pemaparan, perwakilan Kementerian PPN/Bappenas memberikan panduan teknis mengenai strategi penyiapan proyek yang sesuai dengan standar nasional.

Hal ini krusial bagi pemerintah kota agar setiap rencana pembangunan yang ditawarkan kepada badan usaha memiliki daya tarik investasi namun tetap mengacu pada koridor aturan yang berlaku.

Selain itu, dukungan dari Kementerian Keuangan dan PT PII memperkuat keyakinan bahwa skema ini memiliki payung hukum dan sistem mitigasi risiko yang solid.

Fairid berharap, sinergi ini memberikan kepercayaan diri bagi jajaran birokrasi di lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya untuk lebih proaktif dalam merancang proyek-proyek strategis di masa depan. (HENDRI/y)