PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rumah Sakit Kalawa Atei direncanakan bertransformasi menjadi rumah sakit umum dengan keunggulan layanan di bidang kesehatan jiwa dan rehabilitasi narkoba.

Langkah ini, merupakan bagian dari penyesuaian kebijakan nasional dalam pengembangan fasilitas layanan kesehatan yang lebih terintegrasi dan menyeluruh.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, mengungkapkan bahwa saat ini tidak ada lagi konsep rumah sakit khusus seperti sebelumnya. Seluruh fasilitas kesehatan diarahkan menjadi rumah sakit umum, namun tetap memiliki layanan unggulan sesuai kebutuhan daerah.

“Sekarang tidak ada lagi rumah sakit khusus. Semua menjadi rumah sakit umum, tetapi memiliki layanan unggulan, termasuk di Kalawa Atei yang difokuskan pada kesehatan jiwa dan rehabilitasi narkoba,” ujar Suyuti, Selasa 5 Mei 2026.

Menurutnya, perubahan konsep ini bertujuan untuk memperluas akses layanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan status sebagai rumah sakit umum, Kalawa Atei nantinya tidak hanya melayani pasien dengan gangguan jiwa, tetapi juga berbagai layanan medis lainnya.

Selain itu, penguatan layanan rehabilitasi narkoba dinilai sangat penting mengingat meningkatnya kebutuhan penanganan kasus penyalahgunaan zat adiktif.

Pemerintah daerah berharap fasilitas ini dapat menjadi pusat rujukan di Kalimantan Tengah dalam penanganan kesehatan mental dan rehabilitasi.

Suyuti menambahkan, pengembangan RS Kalawa Atei akan dilakukan secara bertahap, baik dari sisi sarana prasarana maupun sumber daya manusia.

“Kita siapkan secara bertahap agar pelayanan bisa optimal dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tandasnya. (MARINI/H)