BORNEONEWS, Palangka Raya - Kader Partai NasDem di Kalimantan Tengah sedang menggalakan budidaya aneka tanaman pangan untuk kalangan internal. Jika program ini berhasil, maka nantinya akan digulirkan untuk masyarakat dan bibitnya disediakan gratis oleh NasDem.
Dalam proses ujicoba demplot ini banyak jenis tanaman yang dibudidayakan. Ada jenis sayur seperti terong dan selada. Adapula tanaman obat yang juga bisa dimanfaatkan untuk bumbu masak seperti jahe, serai, dan lainnya.
Sementara kelompok lain juga ada yang membudidayakan ikan nika. Program untuk mendukung ketahanan pangan ini akan dievaluasi setiap tiga bulan sekali dan dilombakan. Bagi kelompok yang tanamannya bagus maka akan mendapat hadiah uang tunai Rp2,5 juta.
"Jadi nanti ada 6 juaranya,"ujar Ketua DPW NasDem Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh di sela acara penanaman di kantor Jalan Adonis Samad, Selasa 5 Mei 2026. Farida menyebut ide program ini berasal dari kakak Dita dan Pamela.
Program ini dicetuskan karena menyikapi kondisi perekonomian yang saat ini tidak stabil akibat konflik global, sehingga memicu harga kebutuhan pokok di dalam negeri naik.
Faridawa menegaskan program ini merupakan upaya Partai NasDem untuk memancing kreativitas masyarakat supaya lebih mandiri dalam menyiapkan sebagian kebutuhan pangan, sehingga tidak semuanya harus beli, tapi bisa dicukupi sendiri, utamanya kebutuhan sayur dan lauk pauk.
Anggota DPRD Kalteng ini menambahkan bahwa program ketahanan pangan ini bukan untuk memutus ketergantungan kepada pasar, namun paling tidak bisa mencukupi kebutuhan yang bersifat mendadak bisa diambil dari pekarangan rumah sendiri, misalnya bila perlu cabai atau tomat tinggal metik sendiri tanpa harus beli ke pasar yang jaraknya cukup jauh. (ROKIM)









