BORNEONEWS, Palangka Raya – Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Kalimantan Tengah selama satu minggu ke depan.
Menurut Prakirawan, Lian Andriani, kondisi cuaca secara umum didominasi oleh langit yang berawan, namun masih terdapat potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di beberapa titik wilayah.
Selain curah hujan, data meteorologi juga mencatat suhu udara di provinsi ini berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celcius.
Tingkat kelembapan udara pun cukup tinggi, berada pada rentang 50 hingga 100 persen. Sementara itu, pergerakan angin diperkirakan bertiup dari arah Tenggara menuju Timur Laut dengan kecepatan yang bervariasi antara 5 hingga 20 kilometer per jam.
Untuk kondisi perairan, khususnya di wilayah Perairan Selatan Kalimantan Tengah, prospek tinggi gelombang diproyeksikan berada pada kategori D.
"Kondisi ini menjadi perhatian khusus mengingat adanya dinamika atmosfer yang dapat mempengaruhi stabilitas laut dan darat secara bersamaan dalam beberapa hari ke depan," katanya, Rabu, 6 Mei 2026.
Badan Meteorologi mengeluarkan sejumlah peringatan dini yang wajib diwaspadai masyarakat. Salah satunya adalah potensi terjadinya hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat yang berdurasi singkat, yang kerap disertai dengan sambaran petir atau kilat serta tiupan angin kencang.
Tidak menutup kemungkinan juga terjadi fenomena angin puting beliung yang muncul secara tiba-tiba.
Pertumbuhan awan konvektif atau awan Cumulonimbus juga diprediksi akan meningkat. Hal ini tidak hanya memicu hujan lebat dan angin kencang di daratan, tetapi juga berpotensi menaikkan tinggi gelombang di wilayah pesisir dan perairan selatan.
Oleh sebab itu, masyarakat yang beraktivitas di laut maupun nelayan diminta untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan keselamatan.
Dampak lanjutan dari cuaca ekstrem ini juga perlu diantisipasi, seperti terjadinya genangan air, banjir, tanah longsor, hingga risiko pohon tumbang.
"Masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan informasi cuaca terkini, serta mempersiapkan langkah-langkah antisipasi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. (PATHUR/R)









