SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berkomitmen untuk tetap menghadirkan pertandingan multievent turnamen bola basket tingkat pelajar SMA/SMK/MA meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

"Kami agendakan mungkin satu tahun satu kali nanti walaupun kita tahu dalam keadaan anggaran efisiensi. Ibaratnya kalau olahraga itu tidak ada efisiensi, misalnya lari 100 meter ya tetap 100 meter, tidak ada karena efisiensi larinya 5 meter saja," kata Kepala Dispora Kotim Muhammad Irfansyah saat membuka turnamen di Lodan Futsal, Sampit, Rabu, 6 Mei 2026.

Ia berharap turnamen tersebut menjadi awal yang baik dalam membangun ekosistem olahraga pelajar di Kotim. Menurutnya, meski harus menyesuaikan dengan kondisi anggaran, kegiatan pembinaan atlet muda tidak boleh berhenti.

Dispora juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam menyukseskan kegiatan tersebut, termasuk dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi).

"Kegiatan ini tidak hanya kewajiban Dispora, tetapi juga hasil kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk KONI dan Perbasi yang turut mendukung penyelenggaraan," ujarnya.

Irfansyah menyampaikan sejumlah pesan kepada para peserta dan penyelenggara. Ia meminta atlet menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding, serta menjadikan ajang tersebut sebagai wadah pembentukan karakter.

Selain itu, pelatih dan official diharapkan tidak hanya fokus pada teknik permainan, tetapi juga membina mental dan sikap atlet. Sementara wasit dan panitia diminta menjalankan tugas secara profesional agar pertandingan berlangsung adil dan transparan.

Turnamen ini juga diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi antar pelajar serta menjaring atlet berbakat yang dapat berprestasi di tingkat lebih tinggi.

"Momentum ini harus dimanfaatkan untuk mencari bibit-bibit unggul yang nantinya bisa mengharumkan nama daerah," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/R)