PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya terus mematangkan langkah strategis untuk mewujudkan visi pembangunan kota yang modern dan berkelanjutan.

Hal ini diwujudkan melalui partisipasi aktif Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, dalam kegiatan Capacity Building mengenai skema Kerjasama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha (KPDBU) yang berlangsung di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Fairid menyampaikan bahwa transformasi menuju kota modern memerlukan lompatan besar, terutama dalam hal penyediaan infrastruktur dasar dan penunjang.

Ia menekankan bahwa penguatan kapasitas jajaran perangkat daerah dalam memahami instrumen pembiayaan inovatif menjadi fondasi utama agar proyek-proyek strategis dapat terlaksana secara terukur dan tepat sasaran.

Menurutnya, pembangunan kota yang modern tidak hanya dilihat dari kemegahan fisik, tetapi juga pada efisiensi dan efektivitas pengelolaannya.

"Melalui skema KPDBU, Kami berupaya memastika setiap fasilitas publik yang dibangun memiliki kualitas layanan yang tinggi dengan mengoptimalkan peran serta sektor swasta yang profesional di bidangnya," katanya, Rabu, 6 Mei 2026.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pakar dari Kementerian PPN/Bappenas yang memaparkan aspek perencanaan proyek berdasarkan regulasi terbaru tahun 2025.

Penekanan diberikan pada bagaimana pemerintah daerah harus mampu menyusun roadmap pembangunan yang visioner namun tetap realistis dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Selain aspek perencanaan, dukungan fiskal dari Kementerian Keuangan dan penjaminan dari PT PII (Persero) menjadi poin krusial dalam diskusi tersebut.

Adanya kepastian dukungan pusat memberikan ruang bagi Kota Palangka Raya untuk merancang proyek infrastruktur skala besar tanpa harus terbebani oleh keterbatasan ruang fiskal yang ada di daerah. (HENDRI/j)