PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP memberikan motivasi kepada para peneliti nasional dalam rangkaian program Grant Riset 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas riset di sektor perkebunan.

Kepala Divisi Penyaluran Dana Riset BPDP, Rahmat Widiana, menegaskan bahwa proses seleksi proposal bukan sekadar tahapan administratif, melainkan bagian dari upaya kolektif untuk meningkatkan mutu keilmuan di Indonesia.

Ia mengingatkan para akademisi dan praktisi riset agar tidak berkecil hati apabila belum berhasil dalam proses seleksi. Menurutnya, setiap tahapan yang dilalui dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki dan mempertajam fokus penelitian di masa mendatang.

“Kami berharap para Peneliti tidak berkecil hati jika nantinya belum berhasil lolos. Namun, kami harapkan hasil ini menjadi momentum untuk semakin mempertajam fokus penelitiannya ke depan,” ujar Rahmat pada Rabu, 6 Mei 2026.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa BPDP berkomitmen menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam seluruh proses seleksi proposal.

"Hal ini penting untuk memastikan bahwa riset yang terpilih benar-benar memiliki kualitas unggul dan relevan dengan kebutuhan sektor perkebunan," tuturnya.

Dengan komitmen tersebut, BPDP optimistis program Grant Riset 2026 mampu melahirkan inovasi-inovasi strategis yang tidak hanya berdampak bagi industri, tetapi juga mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah global. (TESTI PRISCILLA/J)