BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Strategi kemandirian fiskal yang dijalankan Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) menjadi salah satu faktor utama keberhasilan daerah tersebut meraih penghargaan Entrepreneur Government/Creative Financing dari Kementerian Dalam Negeri.
Bupati Kobar Nurhidayah mengatakan tantangan pascapandemi COVID-19 serta menurunnya transfer keuangan daerah dari pemerintah pusat mendorong pemerintah daerah melakukan berbagai terobosan pembiayaan.
Menurut Bupati, Pemkab Kobar mulai mengurangi ketergantungan terhadap pendapatan asli daerah konvensional dan dana transfer pusat dengan mengembangkan sumber pembiayaan alternatif yang produktif.
“Kami terus membangun kemandirian fiskal melalui optimalisasi aset daerah yang memiliki nilai ekonomi sehingga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan,” jelas Bupati.
Selain itu, menurut Bupati, pemerintah daerah juga melakukan reformasi regulasi dan penguatan pengawasan fiskal agar pengelolaan keuangan daerah berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel.
Bupati berharap langkah tersebut dapat memperkuat ketahanan fiskal daerah sekaligus mempercepat pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kobar. (WAHYU KRIDA/j)









