BORNEONEWS, Sampit - Salah satu pelaku perkelahian di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur atau Kotim, masih diburu polisi.
Keributan tersebut terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026. Dua orang sopir terlibat adu mulut di dalam area SPBU hingga membuat situasi memanas dan menjadi perhatian warga sekitar.
Dalam laporan polisi disebutkan, pelapor berinisial S (47), seorang kepala desa, mendapat informasi bahwa anak buahnya berinisial M (41) menjadi korban pemukulan oleh seorang pria berinisial P (25) saat hendak melakukan pengisian BBM.
Akibat pemukulan tersebut, M harus mendapat perawatan medis di RS Pratama Samuda. Korban terkena pukulan di bagian kepala hingga mengalami mual dan pusing.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Jaya Karya untuk ditindaklanjuti.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko membenarkan kejadian tersebut. Kasus ini saat ini ditangani Polsek Jaya Karya.
"Pelaku masih dalam penyelidikan dan masih dilakukan pencarian," kata Edy Wiyoko, Kamis, 7 Mei 2026.
Namun, hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya perkelahian tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait insiden itu. (BUDDI RAHMAT H/j)









