BORNEONEWS, Sampit – Menjelang Hari Raya Iduladha, lapak penjualan hewan kurban di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ramai dipadati warga. Tidak hanya calon pembeli, banyak masyarakat datang bersama keluarga untuk menjadikan lokasi penjualan sapi sebagai tempat wisata bagi anak-anak.
Salah satu lokasi yang paling ramai berada di kawasan Jalan HM Arsyad, dekat Jalan Teratai 6, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Setiap sore mulai pukul 15.30 WIB hingga menjelang magrib, warga berdatangan untuk melihat langsung deretan sapi kurban berukuran besar.
Anak-anak terlihat antusias saat berada di sekitar kandang penjualan. Sebagian bahkan mencoba memberi makan sapi dengan didampingi orang tua mereka.
"Setiap tahun memang selalu ramai. Anak-anak senang karena bisa lihat sapi dari dekat, bahkan ada yang boleh kasih makan," ujar Dani, salah satu warga, Kamis, 7 Mei 2026.
Menurutnya, momen seperti ini menjadi pengalaman menarik bagi anak-anak yang sehari-hari tinggal di kawasan perkotaan dan jarang berinteraksi langsung dengan hewan ternak.
Hal serupa disampaikan Rahmad, warga lainnya yang sengaja datang bersama keluarganya. Ia menilai sapi kurban tahun ini lebih menarik karena banyak didatangkan dari luar daerah dengan ukuran yang lebih besar.
"Biasanya cuma lihat sapi madura, sekarang ada sapi dari Sulawesi sampai Bali," katanya.
Deretan sapi berbobot besar dengan berbagai warna membuat banyak pengunjung berhenti untuk berfoto maupun sekadar mengajak anak mengenal hewan kurban lebih dekat.
Ramainya pengunjung juga membawa keuntungan bagi pedagang kecil di sekitar lokasi. Penjual makanan, minuman, hingga mainan anak terlihat memanfaatkan keramaian di area lapak hewan kurban.
Suasana menjelang Iduladha di Sampit pun terasa lebih semarak. Banyak warga datang bukan untuk membeli hewan kurban, melainkan sekadar menikmati suasana sore bersama keluarga.
Bagi sebagian masyarakat, tradisi mengunjungi lapak hewan kurban kini menjadi kegiatan tahunan yang dinanti. Selain sebagai hiburan keluarga, aktivitas tersebut juga menjadi sarana edukasi sederhana untuk mengenalkan anak-anak pada hewan ternak dan makna Iduladha. (DEWI PATMALASARI/y)









