KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Kalimantan sukses digelar Kementerian Dalam Negeri RI di Platinum Hotel and Convention Hall, Balikpapan.

Dikutip dari KIP Kapuas, Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno menghadiri langsung kegiatan tersebut didampingi Sekretaris Daerah Usis I Sangkai.

Namun, berdasarkan data yang dipublikasikan dalam siaran langsung BSKDN Kementerian Dalam Negeri, nama Kabupaten Kapuas tidak tercantum dalam daftar penerima penghargaan pada seluruh kategori yang diumumkan.

Penghargaan pada ajang tersebut diberikan kepada pemerintah daerah dengan capaian terbaik pada sejumlah indikator strategis, meliputi pengendalian inflasi, penurunan tingkat pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan stunting, serta entrepreneur government atau creative financing.

Dalam forum tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa dua persoalan utama yang saat ini paling dirasakan masyarakat adalah biaya hidup dan peluang kerja.

“Ada survei menyatakan bahwa yang menjadi persoalan masyarakat nomor satu adalah cost of living, kalau biaya hidup ukurannya adalah inflasi, kenaikan barang dan jasa yang membuat biaya hidup lebih tinggi. Kedua adalah job opportunity, lebih dari 40 persen masyarakat menghendaki lapangan kerja, baru isu-isu lain,” ujar Tito.

Pernyataan tersebut menempatkan pengendalian harga kebutuhan pokok dan penciptaan lapangan kerja sebagai indikator strategis dalam mengukur kinerja pemerintah daerah.

Pada kategori pengendalian inflasi tingkat kabupaten, penghargaan diberikan kepada Kabupaten Sukamara, Gunung Mas, dan Pulang Pisau. Sementara kategori penurunan tingkat pengangguran diraih Kabupaten Barito Utara, Tabalong, dan Murung Raya.

Tidak masuknya Kabupaten Kapuas dalam daftar penerima penghargaan memunculkan sorotan terhadap capaian daerah pada sejumlah indikator strategis yang kini menjadi perhatian utama pemerintah pusat dan masyarakat.

Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok dan ketersediaan lapangan kerja, hasil evaluasi tersebut menjadi catatan bagi Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam memperkuat kinerja pada sektor yang berkaitan langsung dengan kondisi ekonomi masyarakat. (SABRIANOOR/j)