BORNEONEWS, Sampit – Turnamen sepakbola HNR Cup II 2026 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tidak hanya menjadi ajang hiburan olahraga, tetapi juga dipersiapkan sebagai wadah pembinaan pemain muda berbakat agar mampu bersaing di level lebih tinggi.
"Turnamen ini menjadi wadah mencari bibit muda yang nantinya bisa bersaing dengan pemain nasional yang didatangkan oleh tim-tim hebat dari Sampit maupun luar Sampit," kata Ketua Panitia HNR Cup II 2026 H Basudin, Kamis, 7 Mei 2026.
Menurutnya, kehadiran pemain berpengalaman dari luar daerah diharapkan dapat memberi pengalaman sekaligus motivasi bagi pemain lokal untuk berkembang.
Adapun kick off perdana HNR Cup II akan dilaksanakan 31 Mei 2026. Sejauh ini persiapan penyelenggaraan terus dimatangkan panitia. Event yang disebut sebagai salah satu turnamen sepakbola terbesar di Kalimantan Tengah tersebut kini memasuki tahap lanjutan, baik dari sisi teknis pertandingan maupun pembenahan fasilitas pendukung.
Juru Bicara Panitia HNR Cup II 2026 Adi Wahyudi menyebut, progres persiapan penunjang pertandingan saat ini telah mencapai sekitar 40 persen. Sedangkan kondisi lapangan Stadion 29 Nopember Sampit masih dalam tahap perawatan kedua.
"Persiapan penunjang pertandingan sudah sekitar 40 persen, sedangkan lapangan masih dalam tahap perawatan tahap kedua. Kami ingin semuanya benar-benar matang sebelum pertandingan dimulai," ujarnya.
Ia menambahkan, HNR Cup II bukan sekadar kompetisi olahraga biasa, tetapi telah menjadi ajang yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan.
"Ini bukan hanya tentang sepakbola. Dengan adanya event besar seperti HNR Cup II, masyarakat bisa melupakan sejenak rasa lelah akibat hiruk pikuk politik maupun kondisi ekonomi saat ini," katanya.
Menurut Yudi, sepakbola memiliki kekuatan menyatukan masyarakat melalui semangat kebersamaan, baik di tribun stadion maupun di lapangan pertandingan.
Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan HNR Cup II 2026, termasuk sponsor utama Ardiansyah atau Cacah Ardina, kalangan pengusaha, perusahaan kelapa sawit, sejumlah kepala dinas, anggota DPRD Kotim hingga Bupati Kotim.
Selain fokus pada pembinaan olahraga, HNR Cup II juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Panitia akan menyediakan ruang bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk membuka stan di sekitar area stadion selama turnamen berlangsung.
"HNR Cup juga bekerja sama dengan UMKM agar mereka bisa menampilkan produk dan jasa di sekitar stadion. Tujuan kami ingin membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama pelaku UMKM," bebernya.
Panitia berharap, HNR Cup II 2026 semakin memperkuat gairah sepakbola di Kotawaringin Timur sekaligus menjadi ruang lahirnya generasi muda berbakat yang mampu berprestasi di masa depan. (DEWI PATMALASARI/j)









