BORNEONEWS, Sampit – Konferensi Cabang (Konfercab) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Mentaya Hilir Selatan yang digelar pada Kamis, 7 Mei 2026 di Aula Kecamatan Mentaya Hilir Selatan memutuskan Kepala SDIT Al Madaniyah Samuda Mutaqin Saufi menjabat sebagai Ketua PGRI di wilayah tersebut.
"Konfercab PGRI Cabang Kecamatan Mentaya Hilir Selatan telah sukses digelar dan telah menentukan pengurus baru periode 2026-2031, " kata Ketua PD II PGRI Kabupaten Kotawaringin Timur, Mahbub, Jumat, 8 Mei 2026.
Ia mengungkapkan konfercab telah digelar . Saat itu dirinya langsung yang membuka kegiatan tersebut. Agenda lima tahunan itu memuat laporan pertanggungjawaban sekaligus pemilihan kepengurusan baru periode 2026–2031 yang menjadi perhatian penting kalangan pendidik di wilayah Samuda dan sekitarnya.
“Partisipasi dan kedewasaan berdemokrasi para guru dalam konferensi ini menunjukan bahwa PGRI di Mentaya Hilir Selatan telah matang, solid, dan visioner. Saya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi pengurus lama yang telah memajukan organisasi,” ujarnya.
Sebanyak 110 peserta hadir sebagai delegasi guru lintas jenjang pendidikan mulai dari TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA. Mereka memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan dan kepengurusan PGRI Cabang untuk lima tahun mendatang.
Pemilihan ketua cabang diwarnai proses demokratis dengan tiga kandidat terbaik, yaitu Qomariah, S.Pd. asal SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan, Muslifah, S.Pd. dari SMPN 1 Mentaya Hilir Selatan serta Mutaqin Saufi, S.Pd.I, M.Pd. dari SDIT Al Madaniyah Samuda.
Hasil pemungutan suara menghadirkan kejutan sekaligus penegasan dukungan besar dari para guru. Mutaqin Saufi unggul telak dengan perolehan 84 suara, sedangkan Qomariah dan Muslifah memperoleh 6 dan 5 suara. Angka ini menandai kepercayaan besar terhadap kepemimpinan baru yang diperkirakan mampu membawa energi dan semangat segar bagi organisasi profesi guru.
Ia berharap kepemimpinan Mutaqin Saufi mampu menjaga marwah organisasi, memperkuat solidaritas antarpendidik, serta menghadirkan program inovatif yang berdampak nyata bagi guru dan dunia pendidikan.
“Kemenangan dalam organisasi bukan sekadar soal jumlah suara, tetapi kesiapan memikul amanah dan merangkul seluruh elemen guru. Saya berharap pengurus baru dapat membawa PGRI lebih relevan, menjadi ruang pengabdian bermartabat, serta memperkuat posisi guru sebagai pilar kemajuan bangsa,” pungkasnya.
Sementara ketua terpilih Mutaqin Saufi usai ditetapkan menyampaikan rasa syukur sekaligus menyadari tanggung jawab besar yang kini diembannya.
“Ini adalah amanah besar. Saya menyadari masih banyak yang harus saya pelajari, namun amanah ini harus saya terima dan jalankan sebagai bentuk tanggung jawab kepada organisasi dan seluruh guru,” ujarnya.
Ia juga memberikan penghargaan kepada kepengurusan pimpinan sebelumnya atas capaian dan program yang telah berjalan dengan baik. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program positif sekaligus menyiapkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan organisasi dan perkembangan dunia pendidikan.
“Ke depan, PGRI harus semakin adaptif, solid, dan benar-benar menjadi rumah perjuangan guru. Program organisasi harus menyentuh kebutuhan nyata para pendidik,” tambahnya.
Ia berharap agar seluruh anggota PGRI Mentaya Hilir Selatan dapat bersinergi mendukung langkahnya demi kemajuan pendidikan di wilayah tersebut. (DEVIANA/j)









