PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kawasan Catholic Center di Jalan DA Tawa, Palangka Raya diproyeksikan menjadi pusat religi, edukasi, sosial, dan budaya yang terbuka bagi seluruh masyarakat.

Direktur Catholic Center, Pastor Alfonsus Danang Widhi Anggoro mengatakan pembangunan kawasan tersebut merupakan amanah Keuskupan Palangka Raya sebagai bentuk syukur yang diwujudkan melalui pelayanan nyata.

Selain Domus Oremus dan Rumah Uskup, kawasan itu juga direncanakan dilengkapi Rumah Emeritus bagi imam purnatugas, seminari calon imam, hingga Tendopoli yang mengangkat nilai budaya lokal Kalimantan Tengah.

Menurut Pastor Danang, Catholic Center tidak hanya diperuntukkan bagi umat Katolik, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin mencari suasana damai dan ketenangan.

“Ini rumah kita bersama. Siapa saja boleh datang untuk berdoa, mencari ketenangan, bermeditasi, atau menikmati suasana damai di tempat ini,” ujarnya dalam kegiatan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Domus Oremus, Mission Center, dan Rumah Uskup di kawasan Catholic Center, Jalan DA Tawa, Palangka Raya, Jumat, 8 Mei 2026.

Keuskupan Palangka Raya berharap pembangunan Catholic Center nantinya menjadi ikon baru di Kalimantan Tengah yang memadukan spiritualitas, pendidikan, budaya, dan semangat persaudaraan. (TESTI PRISCILLA/J)