BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Seorang warga Kuala Kapuas menemukan seekor ikan sapu-sapu di kawasan Sungai Kapuas, tepatnya di sekitar area feri penyeberangan Selat Hulu.
Temuan ini menambah daftar kemunculan ikan invasif tersebut di perairan Kalimantan yang sebelumnya ramai diperbincangkan publik.
Ikan tersebut didapat saat memancing oleh anak dari Nurma, warga setempat. Menurutnya, ikan sapu-sapu itu berhasil didapatkan secara tidak sengaja saat memancing di sekitar bantaran sungai. “Ada dapat seekor, hasil memancing anak saya,” ujar Nurma saat dikonfirmasi, Sabtu, 9 Mei 2026.
Nurma menjelaskan, ikan hasil tangkapan beberapa waktu lalu itu kemudian dibawa pulang oleh anaknya dan dipelihara hingga saat ini. Ia mengaku awalnya tidak menyangka ikan yang tertangkap merupakan jenis ikan sapu-sapu yang belakangan menjadi sorotan.
Kemunculan ikan sapu-sapu di Sungai Kapuas dinilai perlu menjadi perhatian bersama. Pasalnya, ikan ini dikenal sebagai spesies invasif yang memiliki kemampuan adaptasi tinggi dan berkembang biak cukup cepat di perairan umum.
Sebelumnya, publik juga dihebohkan dengan beredarnya video seorang nelayan di kawasan Sungai Martapura, Banjarmasin, yang memperlihatkan hasil tangkapannya didominasi ikan sapu-sapu.
Kondisi itu memunculkan kekhawatiran bahwa persebaran ikan tersebut mulai meluas di sejumlah sungai di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Jika dibiarkan tanpa pengawasan maupun langkah pengendalian, keberadaan ikan sapu-sapu dikhawatirkan dapat menggeser populasi ikan lokal karena persaingan habitat dan sumber pakan.(SABRIANOOR)









