BORNEONEWS, Sampit - Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar lomba mewarnai dan fashion show dalam rangka memperingati Hari Kartini sekaligus HUT ke-76 IGTKI, Sabtu, 9 Mei 2026, di Taman Kota Sampit.
"Selama 76 tahun IGTKI terus menunjukkan eksistensinya dalam meningkatkan kompetensi guru TK dan memberikan kontribusi besar bagi dunia pendidikan. Dedikasi tersebut tentu sangat kami apresiasi," kata Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kotim Khairiah Halikinnor saat membuka kegiatan tersebut.
Sekitar 600 anak mengikuti lomba mewarnai gambar RA Kartini sebagai bentuk pengenalan sosok pahlawan perempuan sekaligus menumbuhkan kreativitas anak sejak usia dini.
Sementara itu, lomba fashion show menghadirkan 67 pasangan ibu dan anak yang tampil mengenakan kebaya, pakaian adat, hingga batik nusantara. Kekompakan dan penampilan serasi para peserta menjadi perhatian pengunjung yang memadati kawasan taman kota.
Khairiah menilai kegiatan tersebut tidak hanya sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan serta meningkatkan semangat pendidikan anak usia dini di Kotim.
Menurutnya, tema yang diangkat dalam kegiatan itu sangat relevan, yakni Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Pondasi Dasar Wajib Belajar 13 Tahun.
"Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mendukung pendidikan anak usia dini yang berkualitas. Guru TK memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan perkembangan anak," ujarnya. Khairiah juga mengapresiasi semangat para guru TK yang terus berinovasi dalam mendidik anak-anak.
"Saya melihat para guru sangat kreatif dan penuh semangat. Ini menunjukkan bahwa guru TK bukan hanya mengajar, tetapi juga terus berkembang dan menjadi teladan bagi anak-anak," tuturnya.
Seluruh peserta lomba mewarnai mendapatkan piala penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan partisipasi mereka dalam kegiatan tersebut.
"Yang terpenting bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi pengalaman dan keberanian anak-anak untuk tampil dan berkreasi," tambahnya.
Sementara itu, Ketua IGTKI Kotim, Ros Ermawati, mengatakan pendidikan taman kanak-kanak merupakan pondasi awal dalam membangun kualitas generasi penerus.
"TK bukan hanya tempat persiapan masuk sekolah dasar, tetapi menjadi pondasi penting dalam pembentukan karakter, kecerdasan, dan kesiapan anak untuk jenjang pendidikan berikutnya," ujarnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para guru TK di Kotim yang tetap menunjukkan dedikasi tinggi dalam mendidik anak-anak, termasuk guru-guru yang datang dari wilayah cukup jauh untuk mengikuti kegiatan tersebut.
"Kami bangga dengan ketulusan dan pengabdian para guru TK yang selalu total dalam mendampingi anak-anak," katanya. (DEWI PATMALASARI/R)









