PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya mengumumkan tujuh SPBU di wilayah setempat kini beroperasi selama 24 jam.

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya mengurai antrean panjang kendaraan dan menjaga ketersediaan bahan bakar minyak atau BBM bagi masyarakat.

Langkah ini menjadi bagian dari penanganan persoalan distribusi BBM yang dalam beberapa hari terakhir sempat memicu antrean di sejumlah SPBU di Kota Palangka Raya.

Pemko Palangka Raya bersama Pertamina dan pengelola SPBU terus melakukan koordinasi agar pasokan serta pelayanan BBM kembali berjalan normal.

Berdasarkan informasi Pemerintah Kota Palangka Raya, tujuh SPBU yang beroperasi 24 jam yakni SPBU PT Sumber Mulia Raya di Jalan Seth Adji, SPBU PT Sumber Mulia Raya di Jalan Kapten Piere Tendean Trans Km 2,7, serta SPBU PT Berkat Mulia Bersaudara di Jalan G Obos.

Kemudian SPBU PT Palangkajaya Makmur Bersama di Jalan S Parman, SPBU PT Filadelfia Berkat Abadi di Jalan Tjilik Riwut Km 12, SPBU PT Alhamid Mulia Bersaudara di Jalan Tjilik Riwut Km 2 Pal 2, dan SPBU PT Insan Mulia Raya di Jalan Rajawali Km 1.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin sebelumnya menegaskan, pengoperasian SPBU selama 24 jam dilakukan agar antrean kendaraan dapat terurai lebih cepat.

Menurutnya, layanan nonstop tersebut juga diharapkan mampu memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi.

“Selain pengoperasian SPBU nonstop, Kota Palangka Raya juga mendapat tambahan pasokan BBM sebesar 205 kiloliter per hari. Pemerintah kota berharap langkah tersebut mampu menjaga stabilitas distribusi BBM dan mencegah antrean panjang kembali terjadi di lapangan,” katanya, Minggu, 10 Mei 2026.

Pemko Palangka Raya berharap masyarakat tetap membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan, agar distribusi di lapangan berjalan lebih tertib dan merata. (MARINI/j)