BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemantauan harga rata-rata bahan pokok yang dilakukan Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya per Senin, 11 Mei 2026 menunjukkan pergerakan harga beragam di Pasar Besar.
Sebagian komoditas mengalami kenaikan harga, ada pula yang turun, namun sebagian besar barang kebutuhan pokok lainnya tercatat harganya tetap stabil dibandingkan pemantauan minggu lalu pada 8 Mei 2026.
Plt Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Samsul Rizal menjelaskan, kenaikan harga terjadi pada sejumlah bahan pokok utama maupun produk pangan lain.
"Kenaikan harga tercatat pada gula pasir naik Rp 1.000 atau 5 persen dari sebelumnya Rp 19.000 menjadi Rp 20.000 per kilogram. Kemudian beras lokal juga mengalami kenaikan : Beras Karang Dukuh (Usang) naik Rp 1.000 (4 persen) jadi Rp 25.000/kg, Beras Mayang (Usang) naik Rp 1.000 (4 persen) jadi Rp 26.000/kg, dan kenaikan tertinggi terjadi pada Beras Siam Pamanukan yang naik Rp3.000 atau 16 persen, dari Rp19.000 menjadi Rp22.000 per kilogram," ungkapnya.
Selain itu, bawang merah juga naik Rp 2.000 atau 4 persen menjadi Rp 45.000/kg, ikan nila naik Rp 2.000 atau 4 persen jadi Rp 50.000/kg, serta kacang tanah naik cukup tinggi yakni Rp 5.000 atau 17 persen dari Rp 30.000 menjadi Rp 35.000 per kilogram.
Di sisi lain, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga. Bawang putih turun Rp 3.000 atau 9 persen dari Rp 38.000 menjadi Rp 35.000/kg, sedangkan ikan patin turun cukup besar yakni Rp 3.000 atau 8 persen, dari Rp 38.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.
Sementara itu, mayoritas bahan pokok lainnya harganya tercatat tetap stabil dan tidak berubah dibandingkan pekan lalu.
Di antaranya beras medium Rp 14.000/kg, beras premium Rp 16.800/kg, telur ayam ras Rp 30.000/kg, daging ayam ras Rp 40.000/kg, minyak kita Rp 15.700/liter, beras Pangkoh IR 42 tetap di angka Rp 14.000/kg, bawang Bombay Rp 28.000/kg, berbagai jenis cabai mulai dari keriting, besar, hingga cabai rawit merah dan hijau semuanya tetap stabil.
Begitu juga dengan daging ayam kampung Rp 90.000/kg, daging sapi murni Rp 140.000/kg, telur ayam kampung Rp 55.000/kg, semua jenis minyak goreng, beragam jenis ikan, kacang hijau, kacang kedelai, susu, tepung, hingga aneka sayuran dan bahan kebutuhan harian lain harganya masih sama dan tidak ada perubahan harga.
Samsul Rizal menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan harga dan pasokan barang kebutuhan pokok agar tetap aman, tersedia cukup, dan harganya terjangkau masyarakat.
"Kami juga berkoordinasi dengan pemasok dan pedagang agar pasokan lancar. Apabila ada lonjakan harga yang tidak wajar, kami akan segera melakukan langkah penanganan dan pengendalian harga sesuai ketentuan yang berlaku," tutupnya. (PATHUR/H)









