KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas -  Sebuah perahu bermesin dilaporkan karam di aliran DAS Kapuas, tepatnya di Desa Bamban Raya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, pada Senin pagi, 11 Mei 2026 sekitar pukul 08.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan tiga orang penumpang yang seluruhnya berhasil selamat.

Berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Kapuas, korban dalam kejadian ini terdiri dari satu laki-laki bernama Asmini (55) serta dua perempuan, yakni Rahimah (42) dan Jumiati (30). Ketiganya dinyatakan selamat setelah dilakukan proses evakuasi oleh tim gabungan di lokasi kejadian.

Laporan awal menyebutkan, perahu yang digunakan korban berangkat sekitar pukul 08.00 WIB dari Kecamatan Tamban Catur menuju Desa Terusan. Mereka diketahui hendak berdagang ke Pasar Desa Terusan dengan membawa sejumlah barang kebutuhan pokok.

Di tengah perjalanan, perahu bermesin yang ditumpangi mengalami kebocoran saat berada di tengah sungai. Pemilik perahu, Asmini, kemudian berupaya menyelamatkan penumpang dan membawa perahu ke tepian sungai.

Namun karena tidak terdapat lokasi aman untuk bersandar, perahu akhirnya diarahkan ke area semak-semak di bantaran sungai untuk menghindari risiko tenggelam lebih jauh. Meski demikian, perahu tetap karam bersama barang-barang sembako yang dibawa.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Kapuas, Satpolairud Polres Kapuas, Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas, pihak kecamatan, serta perangkat desa kemudian bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan menyelamatkan barang-barang yang masih dapat diangkat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas dalam laporan resmi menyampaikan bahwa seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. 

“Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Kapuas bersama unsur terkait telah melakukan evakuasi terhadap korban maupun barang-barang yang dibawa. Dalam kejadian ini, sebanyak tiga jiwa dinyatakan selamat,” demikian keterangan dalam laporan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Kapuas.

Sementara itu, penyebab pasti kebocoran perahu hingga menyebabkan insiden karam masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Akibat kejadian tersebut, satu unit perahu bermesin dilaporkan mengalami kerusakan dan sejumlah barang sembako turut terdampak. (SABRIANOOR/H)