BORNEONEWS, Kuala Kurun - Antrean panjang masih terlihat di SPBU di Jalan Diponegoro bahkan untuk saat ini panjangnya sekitar satu kilometer, Senin, 11 Mei 2026.
Tidak hanya di SPBU Kuala Kurun, di SPBU di jalan Damang Sawang Kelurahan Tampang Tumbang Anjir juga mengalami antrean panjang.
"Tadi saya lewat di SPBU di Jalan Diponegoro, antreannya terlihat panjang sekali, baik kendaraan roda empat atau roda dua. Kami berharap permasalahan BBM ini segera ada solusi," ujar seorang warga di Kuala Kurun, Saleh, Senin, 11 Mei 2026.
Saat dirinya mencari BBM di pom mini atau eceran pun sebagian besar kosong sehingga banyak masyarakat yang mengantre di SPBU yang ada di Kota Kuala Kurun.
"Kalau pun ada BBM di eceran, harganya sudah mahal, bahkan infonya ada pertamax yang dijual dengan harga Rp32 ribu per liter hingga lebih," ucapnya.
Sama halnya dengan warga bernama Dani, dirinya juga harus mengantre cukup lama untuk mendapatkan BBM di SPBU di Jalan Pangeran Diponegoro.
"Saya pagi tadi audah mengantre untuk isi BBM motor saya, saya menunggu sekitar setengah jam. Waktu yang cukup lama, yang seharusnya bisa saya gunakan untuk bekerja namun saya harus antre BBM," jelasnya.
Sama halnya dengan Saleh, dirinya juga berharap adanya langkah cepat dari pihak terkait agar distribusi BBM kembali normal dan antrean panjang tidak terus terjadi. (RISKA YULYANA)









