SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Wakil Bupati (Wabup) Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati menegaskan pembangunan daerah dan kemajuan bangsa tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama dan sinergi seluruh elemen masyarakat.

"Peringatan tiga momentum besar ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa membangun daerah dan memajukan bangsa tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja sama, gotong royong, dan sinergi seluruh elemen masyarakat," kata Irawati, Senin, 11 Mei 2026.

Hal tersebut disampaikan saat upacara gabungan memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Hari Otonomi Daerah, dan Hari Kebangkitan Nasional di Halaman Kantor Bupati Kotim.

Irawati menekankan semangat Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat harus menjadi pegangan dalam melanjutkan pembangunan daerah di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Menurutnya, perkembangan teknologi, dinamika politik dunia, hingga tantangan ekonomi global menuntut pemerintah daerah menjalankan pembangunan secara lebih efisien, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

"Efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi pelayanan kepada rakyat, melainkan bagaimana setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan pengaruh kondisi global turut dirasakan daerah, termasuk di Kotim. Kenaikan harga, persaingan ekonomi, perubahan iklim, hingga perkembangan digital menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus dihadapi secara bijak.

Karena itu, diperlukan pemerintahan yang responsif, birokrasi yang melayani, dan masyarakat yang mampu beradaptasi dengan perubahan.

Pada momentum Hardiknas, Irawati menegaskan pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat literasi digital, dan mendorong generasi muda agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan inovasi.

"Kita tidak boleh hanya menjadi penonton di era modern, tetapi harus menjadi bagian dari kemajuan itu sendiri," katanya.

Sementara pada peringatan Hari Otonomi Daerah, ia menilai otonomi daerah memberikan kesempatan bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi, meningkatkan pelayanan publik, dan mengembangkan potensi lokal demi kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar pembangunan berjalan merata dan tepat sasaran.

Sedangkan pada momentum Hari Kebangkitan Nasional, Irawati mengajak masyarakat meneladani semangat persatuan dan perjuangan para pendahulu bangsa.

Menurutnya, nilai kebersamaan dan pengorbanan demi kepentingan bangsa harus terus dijaga untuk mendorong kemajuan daerah dan menghilangkan ego sektoral.

"Kebangkitan bangsa harus dirasakan seluruh masyarakat, baik di kota maupun pelosok desa. Jangan sampai ada yang tertinggal dalam pembangunan," tegasnya.

Dirinya mengajak generasi muda terus berkarya, menjaga persatuan, memanfaatkan teknologi secara bijak, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang mampu membuka peluang baru bagi daerah.

"Melalui peringatan ini, mari kita perkuat komitmen, mempererat kebersamaan, dan meningkatkan semangat pengabdian untuk mewujudkan Kotawaringin Timur yang maju, harmonis, dan sejahtera menuju Indonesia Emas," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/R)