BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwandan, menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan pasar dan dermaga bongkar muat. Hal itu disampaikan setelah meninjau langsung sejumlah fasilitas di kawasan Pasar Saik Kuala Pembuang
Dalam kunjungan tersebut, Bupati mengaku kecewa melihat kondisi pasar dan dermaga bongkar muat yang mengalami kerusakan dan dinilai kurang terurus.
Persoalan tersebut seharusnya menjadi perhatian serius organisasi perangkat daerah (OPD) terkait tanpa harus menunggu instruksi langsung dari pimpinan daerah.
“Saya awalnya meyakini masing-masing dinas dengan tugas dan tanggung jawabnya bisa aktif bahkan proaktif sesuai arahan saya. Tapi yang saya lihat di lapangan justru jauh dari harapan, seolah-olah tidak terurus,” ujarnya.
Bupati menilai banyak hal strategis yang seharusnya sudah dipetakan melalui telaahan dinas, kemudian dibahas dan dianggarkan sebagai prioritas pembangunan daerah. Kerusakan dermaga di Pasar Saik disebutnya sebagai persoalan mendesak yang harus segera ditangani.
“Penanganan kerusakan pada dermaga di Pasar Saik ini skala prioritas untuk segera kita tangani. Saya ingin ada data, ada telaahan, ada laporan yang jelas agar bisa kita bahas dan anggarkan sesuai kebutuhan,” tegasnya.
Kerusakan dermaga pasar memang telah dikeluhkan masyarakat dan pedagang. Bupati menilai permasalahan tersebut menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan sebagai instansi teknis yang membidangi sarana transportasi.
Ia mengakui belum sempat meninjau langsung dalam beberapa waktu terakhir, namun kondisi di lapangan menunjukkan lemahnya kepekaan jajaran teknis terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kalau berbicara aktif dan proaktif, semua persoalan itu seharusnya sudah terungkap dan teranggarkan. Kalau tidak peka, tidak tanggap, beginilah jadinya,” katanya.
Evaluasi menyeluruh ini menjadi langkah awal pemerintah daerah untuk memperbaiki pengelolaan pasar dan dermaga bongkar muat agar kembali berfungsi optimal. (FAHRUL/R)








