BORNEONEWS, Palangka Raya – Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah menggelar latihan anti-anarkis untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas.
Kegiatan tersebut dibuka melalui upacara di Markas Komando Satbrimob Polda Kalteng, Jalan Tjilik Riwut Km 32, Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Senin, 11 Mei 2026.
Upacara pembukaan dipimpin langsung Komandan Satbrimob Polda Kalteng, Kombes Pol Irwan Jaya, dan dihadiri para pejabat utama serta personel yang mengikuti rangkaian latihan.
Latihan ini menjadi bagian dari upaya Satbrimob Polda Kalteng memastikan seluruh personel selalu siap, sigap, dan mampu bertindak cepat serta tepat dalam menghadapi situasi di lapangan.
Dansatbrimob Polda Kalteng, Kombes Pol Irwan Jaya, mengatakan latihan tersebut penting untuk meningkatkan profesionalisme personel, terutama dalam menghadapi situasi kontinjensi.
Menurutnya, keterampilan personel harus terus diasah, khususnya dalam menangani aksi massa yang berpotensi anarkis dan dapat mengganggu ketertiban umum maupun keselamatan masyarakat.
“Latihan ini merupakan bagian dari persiapan kami menghadapi segala dinamika dan tantangan tugas di lapangan. Saya berpesan agar seluruh personel melaksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, mengutamakan faktor keselamatan, serta selalu berpedoman pada Standar Operasional Prosedur atau SOP yang telah ditetapkan,” tegas Irwan Jaya.
Selain mengasah kemampuan teknis dan taktis, latihan ini juga diarahkan untuk memperkuat kekompakan, jiwa korps, kedisiplinan, serta koordinasi antarpersonel.
Melalui latihan berkelanjutan, Satbrimob Polda Kalteng diharapkan semakin siap bergerak cepat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Kalimantan Tengah.
“Melalui pelaksanaan latihan ini, seluruh personel diharapkan memiliki kemampuan yang andal dan teruji, sehingga dapat menjalankan fungsi perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya, serta tetap mengedepankan pendekatan yang profesional, beradab, dan humanis dalam setiap tindakan,” pungkasnya. (PATHUR/j)









