PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah, dan Perindustrian atau DPKUKMP terus memantau distribusi minyak goreng merek MinyaKita di pasaran.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan pasokan tetap aman, distribusi berjalan lancar, serta harga jual tidak melebihi harga eceran tertinggi atau HET yang telah ditetapkan pemerintah.

Kepala Bidang Perdagangan DPKUKMP Kota Palangka Raya, Fajar Bhakti, mengatakan berdasarkan informasi dari Bulog, distribusi MinyaKita ke Palangka Raya masih berjalan lancar dengan jadwal pengiriman dua kali dalam sepekan.

“Berdasarkan informasi dari Bulog, distribusi lancar dua kali seminggu dengan estimasi jumlah 700 sampai 1.200 dus sekali datang,” kata Fajar, Senin, 11 Mei 2026.

Ia menjelaskan, tingginya minat masyarakat terhadap MinyaKita membuat stok di pasaran cepat terserap. Meski demikian, pemerintah memastikan distribusi tetap dipantau agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Menurut Fajar, pengawasan harga juga menjadi perhatian penting. Pemerintah mengimbau pedagang menjual MinyaKita sesuai HET agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Kami mengimbau para pedagang agar menjual MinyaKita sesuai harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” imbaunya.

Ia menambahkan, pemantauan distribusi dan harga kebutuhan pokok akan terus dilakukan secara berkala, terutama terhadap komoditas yang banyak dicari masyarakat.

Dengan distribusi yang tetap terjaga, Pemko Palangka Raya berharap ketersediaan MinyaKita di pasaran tetap aman dan tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat. (MARINI/j)