PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, meminta Pemerintah Kota Palangka Raya memperketat pengawasan distribusi minyak goreng merek MinyaKita.

Pengawasan diminta dilakukan secara menyeluruh, mulai dari gudang Bulog, distributor, hingga pasaran. Langkah ini penting untuk memastikan distribusi berjalan lancar, stok tetap tersedia, dan harga jual tidak melebihi harga eceran tertinggi atau HET.

“Pemerintah harus memastikan distribusi MinyaKita dari Bulog sampai ke pasaran benar-benar berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran,” kata Khemal, Senin, 11 Mei 2026.

Menurutnya, pengawasan perlu diperkuat untuk mencegah potensi keterlambatan distribusi, penimbunan, maupun lonjakan harga di tingkat pedagang.

Khemal juga meminta dinas terkait rutin melakukan pemantauan di pasar tradisional, toko ritel, hingga jaringan distributor. Pemantauan tersebut dinilai penting agar MinyaKita benar-benar sampai kepada masyarakat dengan harga yang sesuai ketentuan.

Ia menegaskan, stabilitas pasokan minyak goreng harus menjadi perhatian bersama karena MinyaKita merupakan salah satu kebutuhan pokok yang banyak dicari masyarakat.

Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, Bulog, dan distributor perlu terus diperkuat agar tidak terjadi kelangkaan di pasaran.

“Ini salah satu kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. Karena itu, ketersediaan stok di pasaran harus terus dijaga agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga,” pungkasnya. (MARINI/j)