BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemkab Gunung Mas melaksanakan rapat bersama pihak Pertamina wilayah Kalimantan Tengah dan lainnya yang dilaksanakan secara virtual, kegiatan dipusatkan di ruang rapat lantai I kantor bupati, Senin, 11 Mei 2026.
"Kita berharap, hasil rapat tadi, ada penambahan kuota BBM untuk Kabupaten Gunung Mas, supaya antrean tidak lagi panjang karena hal itu menyita waktu dan tenaga dari masyarakat hanya demi mendapatkan BBM," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Richard, Senin, 11 Mei 2026.
Kata Richard, antrean kendaraan saat akan isi BBM di SPBU juga menghambat lalu lintas karena mereka antre di jalan raya dengan antrean yang cukup panjang setiap harinya.
"Kita berharap ketika pasokan atau stok BBM sudah normal, sesuai dengan kuota dan kebutuhan masyarakat, antrean kendaraan bisa berangsur berkurang dan kembali kondisi normal," ucap Richard.
Richard juga meminta bantuan kepada pihak Polres, Satpol PP dan pihak lainnya untuk mengatur atau mengurai antrean agar masyarakat tidak terlalu lama menunggu giliran mengisi BBM di SPBU.
Selain itu, harga BBM yang masih ada di eceran juga melambung tinggi sehingga banyak masyarakat mengeluh bahkan ada harga Pertamax yang menyentuh Rp35 per liter.
Terkait hal tersebut, Richard menyebut akan segera ada surat edaran Bupati Gunung Mas yang mengatur harga eceran tertinggi BBM di eceran sehingga masyarakat nantinya bisa membeli BBM dengan harga yang masih masuk akal dan terjangkau.
Lebih lanjut, Richard juga berharap pihak SPBU bisa lebih memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat khususnya terkait jam operasional.
Saat ini, jam operasional SPBU di Jalan Pangeran Diponegoro buka pada pukul 08.00 WIB dan tutup pada 17.00. Kata Richard, misalnya jam kerja sudah berakhir namun stok BBM masih ada, sebaiknya tetap layani masyarakat agar antrean tidak panjang.
Dalam rapat tersebut, pihak perwakilan Pertamina di Kalimantan Tengah Hari yang turut mengikuti rapat melalui virtual menjelaskan bahwa saat ini Kabupaten Gunung Mas mendapatkan kuota BBM sebanyak Rp15 ribu liter untuk tiga SPBU yang ada.
Namun, dirinya menegaskan dalam beberapa hari ke depan pihak Pertamina akan menambahkan kuota BBM untuk Kabupaten Gunung Mas.
Usai rapat, Sekda, Forkopimda dan pihak terkait lainnya melaksanakan peninjauan langsung ke SPBU yang ada di Jalan Pangeran Diponegoro dan Damang Sawang serta berkomunikasi dengan pihak pengelola SPBU dan memberikan berbagai arahan. (RISKA YULYANA/J)









