BORNEONEWS, Palangka Raya - Pendeta Agustiman J Naman menyampaikan khotbah penuh penguatan dalam misa pembukaan Ibadah dan Konser Akbar Tim Pesparawi XIV Tingkat Nasional Kalimantan Tengah yang digelar di Gereja Sakatik Palangka Raya, Minggu malam, 11 Mei 2026.
Dalam khotbahnya, ia mengangkat refleksi dari Mazmur 34 dengan tema “Pujian Daud Lahir dari Titik Terendah”. Menurutnya, mazmur tersebut lahir dari pengalaman paling memalukan dalam hidup Daud ketika diburu Raja Saul dan melarikan diri ke Gat, wilayah musuh Filistin.
“Untuk menyelamatkan nyawanya, Daud berpura-pura gila, membiarkan liurnya menetes dan diusir seperti sampah oleh Raja Akhis. Namun justru setelah dipermalukan itulah Daud berkata, ‘Aku hendak memuji Tuhan pada segala waktu’,” ungkapnya di hadapan jemaat.
Pdt Agustiman menegaskan bahwa komitmen memuji Tuhan tidak lahir karena hidup tanpa masalah, melainkan karena menempatkan Tuhan di atas setiap persoalan kehidupan.
Ia menyampaikan, di saat kehidupan berada dalam titik tergelap, pujian justru menjadi kekuatan, penghiburan, sekaligus senjata iman bagi umat percaya.
“Daud berkomitmen memuji Tuhan dalam segala keadaan bukan karena tanpa masalah, tetapi karena ia menempatkan Allah jauh di atas setiap masalah. Justru di saat tergelap, pujian menjadi senjata dan penghiburan,” katanya.
Khotbah tersebut disambut khidmat oleh jemaat dan peserta yang hadir dalam rangkaian pembukaan kegiatan Pesparawi XIV Tingkat Nasional. Usai ibadah, acara dilanjutkan dengan konser akbar kontingen Pesparawi Kalimantan Tengah yang menampilkan berbagai persembahan pujian rohani.
Konser akbar itu semakin istimewa dengan kehadiran langsung Gubernur Kalteng Agustiar Sabran. Hadir pula Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Pangdam XXII Tambun Bungai Mayjend TNI Zainul Arifin, Pj Sekda Kalteng Linae Victoria Aden, Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah atau LPPD Provinsi Kalimantan Tengah, Guntur Talajan, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan konser akbar yang dinilai menjadi bukti kesiapan kontingen Kalteng menghadapi kompetisi nasional di Manokwari pada 18–28 Juni 2026 mendatang.
“Pemerintah daerah siap mendukung kontingen Pesparawi Kalteng. Dukungan tersebut dibangun dengan koordinasi, kebersamaan dan harapan yang sama, serta doa seluruh masyarakat agar kontingen kita dapat mengikuti even keagamaan ini serta meraih hasil terbaik di tingkat nasional,” ujarnya. (TESTI PRISCILLA/H)









