BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar Sosialisasi dan Apel Siaga Sensus Ekonomi (SE) 2026 di halaman kantor setempat, Selasa, 12 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kobar Hj. Nurhidayah dan dihadiri unsur Forkopimda serta jajaran pemerintah daerah.
Kepala BPS Kobar, Tony Suprianto menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kobar dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Ia menjelaskan, sensus ekonomi menjadi langkah penting untuk menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi hingga wilayah administrasi terkecil.
“Data ini menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional, termasuk memberikan gambaran utuh terkait struktur dan karakteristik ekonomi daerah,” ujarnya. Tony mengungkapkan, saat ini BPS Kobar tengah menyiapkan ratusan petugas lapangan untuk mendukung pelaksanaan sensus.
“Untuk Petugas Pencacah Lapangan (PPL) diperlukan sebanyak 212 orang dan Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) sebanyak 29 orang. Jadi total ada 241 petugas yang sedang disiapkan,” katanya.
Ia menambahkan, sebagian petugas berasal dari basis data rekrutmen sebelumnya yang kembali diteliti kesiapan dan kemampuan menyesuaikan beban kerja di lapangan.
Sementara kekurangan petugas masih dilakukan proses rekrutmen dengan batas akhir pendaftaran hingga 13 Mei 2026.
Menurutnya, pelaksanaan pendataan dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 atau sekitar dua setengah bulan.
“Menyesuaikan kondisi wilayah. Untuk daerah yang tidak terlalu luas dan padat penduduk kemungkinan bisa selesai dalam satu hingga dua bulan,” jelasnya.
Selain itu, BPS Kobar juga mulai menggencarkan sosialisasi sejak Mei 2026 hingga ke tingkat desa dengan dukungan penuh dari Pemkab Kobar dan DPRD Kobar.
Tony menyebutkan, untuk pendataan usaha besar dan menengah akan dilakukan secara mandiri atau blasting, dengan pendampingan langsung dari petugas BPS. “Pelaksanaan pengisian bersama sedang dimatangkan dan direncanakan sekitar minggu terakhir bulan Mei,” ungkapnya.
Dalam target sementara, BPS Kobar mencatat sasaran pendataan meliputi sekitar 139 usaha besar, 550 usaha menengah dan sebanyak 36.645 usaha mikro kecil (UMK). Namun angka tersebut masih dapat berubah sesuai hasil temuan di lapangan saat sensus berlangsung.
Tony juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menerima kedatangan petugas sensus. Sebab seluruh petugas diwajibkan menggunakan rompi, name tag dan membawa surat tugas resmi saat melakukan pendataan. “Petugas dipastikan bisa turun hingga ke desa-desa dan kami memastikan data yang dihadirkan valid,” tegasnya.
Ia mengakui, salah satu kendala di lapangan biasanya berasal dari kekhawatiran pelaku usaha atau masyarakat dalam memberikan data usaha mereka. Padahal kerahasiaan data responden dijamin undang-undang.
“Sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, kerahasiaan data terjaga. Kami tidak memberikan data yang sifatnya mikro, yang disajikan adalah data makro atau agregat,” tandasnya. (DANANG)
BPS Kobar Siapkan Ratusan Petugas Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Telur, Cabai dan Sayuran Ludes Terjual di Pasar Murah Kobar
Warga dan Satgas Bina Marga Bersihkan Drainase Jalan P Antasari Pangkalan Bun
Dinkes Kobar Publikasikan 21 Kontak Posko Kesehatan untuk Darurat Karhutla
Gawat ! Api Karhutla Tinggal 600 Meter dari Feeding Camp Orangutan di Tanjung Harapan TN Tanjung Puting
Pemkab Kobar Siapkan SP2D Online untuk Tingkatkan Efisiensi Keuangan Daerah
Gerakan Pangan Murah Tiap Rabu, Pemkab Kobar Sediakan Bahan Pokok Harga Terjangkau
Komentar (0)
Memuat komentar…







