BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya, Riduan, beserta jajaran pejabat dan staf, melaksanakan kunjungan koordinasi dan studi banding ke Balai Besar Pemberdayaan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin serta Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk menyerap pengalaman terbaik, guna memperkuat dan mematangkan penyelenggaraan program Sekolah Rakyat di wilayah Kota Palangka Raya.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, rombongan mendapatkan gambaran lengkap dan menyeluruh mengenai tata cara pelaksanaan program, mulai dari tahap rekrutmen dan penerimaan siswa, sistem pendampingan yang diterapkan, hingga berbagai bentuk dukungan di berbagai aspek yang menjadi dasar keberhasilan layanan pendidikan sosial tersebut.
Berbagai kebijakan dan metode yang terbukti efektif di Kalimantan Selatan dipelajari secara mendalam agar dapat diadopsi dan disesuaikan dengan kebutuhan di daerah asal.
Selain mempelajari tata kelola operasional, tim Dinsos juga meninjau langsung progres pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat yang bersifat permanen di lokasi tersebut, termasuk rencana pengembangan gedung dan sarana penunjang yang sedang disiapkan di lingkungan BBPPKS Banjarmasin.
"Hal ini menjadi acuan penting bagi Pemerintah Kota Palangka Raya dalam merencanakan pembangunan fasilitas yang memadai, aman, dan berkelanjutan di masa mendatang," katanya, Selasa, 12 Mei 2026.
Suasana haru dan hangat mewarnai kunjungan saat rombongan berinteraksi langsung dengan para siswa yang sedang menempuh pendidikan.
Salah satu momen berkesan tersaji ketika mendengar kisah langsung dari seorang siswa yang mengungkapkan rasa syukur, kenyamanan, dan kebahagiaan dapat belajar dan berkembang di Sekolah Rakyat.
Hal ini menjadi bukti nyata betapa besar manfaat dan dampak positif yang diberikan program ini bagi anak-anak yang membutuhkan layanan pendidikan dan perlindungan sosial.
Kehadiran tim Dinsos Palangka Raya turut menjadi suntikan semangat tersendiri bagi para siswa maupun pengelola lembaga.
Kedua belah pihak saling bertukar pandang dan berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang bersifat inklusif, berkualitas, serta senantiasa membawa harapan dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dan masyarakat luas.
Pihak pengelola di lokasi kunjungan menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan dan sinergi yang telah terjalin baik.
"Diharapkan, hasil studi banding ini menjadi langkah awal yang kokoh dan berharga, sehingga ilmu dan pengalaman yang didapat dapat diterapkan dengan baik demi menguatkan penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Kota Palangka Raya secara maksimal dan berkesinambungan," pungkasnya. (PATHUR/j)









