SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyebut sebagian besar cabang olahraga (cabor) telah memulai proses seleksi atlet sebagai persiapan menghadapi Porprov XIII Kalimantan Tengah 2026 di Pangkalan Bun.

"Dari 32 cabor di Kotim yang didaftarkan ke Porprov, saat ini sudah hampir 75 persen melakukan seleksi," kata Sekretaris Umum KONI Kotim Huzaifah, Selasa, 12 Mei 2026.

Lanjutnya, dirinya mengapresiasi langkah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kotim yang mulai lebih awal melaksanakan seleksi atlet untuk menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Menurut Huzaifah, IPSI menjadi salah satu cabang olahraga unggulan Kotim karena pada Porprov Kalteng 2023 lalu berhasil menjadi penyumbang medali terbanyak bagi daerah.

"Kami atas nama pengurus KONI Kotim sangat mengapresiasi kegiatan hari ini. Kami optimis karena IPSI merupakan salah satu penyumbang medali terbanyak waktu Porprov Kalteng tahun 2023," ujarnya.

Ia menilai semangat dan komitmen yang ditunjukkan pengurus serta atlet IPSI menjadi modal penting untuk kembali meraih prestasi pada Porprov mendatang.

Selain pencak silat, sejumlah cabang olahraga lainnya juga telah memulai tahapan seleksi dan persiapan atlet secara bertahap.

KONI Kotim, lanjutnya, terus melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan persiapan seluruh cabang olahraga, baik melalui kegiatan latihan rutin maupun seleksi atlet yang dilaksanakan masing-masing pengurus cabor.

Beberapa cabang olahraga yang telah dipantau KONI di antaranya taekwondo, akuatik hingga IPSI yang saat ini tengah menjalankan proses penjaringan atlet.

Huzaifah optimistis atlet-atlet Kotim masih memiliki kemampuan untuk bersaing dan meraih prestasi pada Porprov XIII Kalteng 2026.

"Pada prinsipnya dari hasil pengamatan kami, motivasi seluruh cabor untuk persiapan Porprov sangat tinggi. Semua cabor yang kami pantau selama ini menunjukkan keseriusan untuk berprestasi," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)