PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata atau Disbudporapar Kabupaten Pulang Pisau optimistis tetap mengirimkan kontingen untuk mengikuti Festival Budaya Isen Mulang atau FBIM 2026, meski di tengah keterbatasan anggaran.

Kepala Disbudporapar Kabupaten Pulang Pisau, Andriani, mengatakan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau tetap berkomitmen mengikuti seluruh agenda perlombaan budaya yang digelar dalam FBIM tahun ini.

“FBIM tetap dilaksanakan dan kami optimistis Kabupaten Pulang Pisau akan mengikuti semua kegiatan,” ujar Andriani, Selasa, 12 Mei 2026.

Ia menjelaskan, untuk menyiasati keterbatasan anggaran, pihaknya mendapat dukungan dari berbagai organisasi perangkat daerah atau OPD melalui semangat gotong royong.

“Kita juga dibantu dari kepala OPD secara gotong royong,” tambahnya.

Andriani menuturkan, Kabupaten Pulang Pisau akan mengikuti seluruh cabang perlombaan budaya yang dipertandingkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk parade budaya dan mobil hias.

“Yang pasti mobil hias dan semua agenda kegiatan yang dilombakan dari provinsi kita mengikuti semua, termasuk budaya-budaya,” katanya.

Meski dengan kondisi anggaran yang lebih terbatas dibanding tahun-tahun sebelumnya, Andriani berharap kontingen Pulang Pisau tetap mampu mempertahankan prestasi yang telah diraih.

“Kita berharap dengan kondisi ini, paling tidak bisa bertahan di juara tiga. Kalau dulu anggarannya cukup besar, sekarang anggarannya terbatas,” ungkapnya.

Terkait persiapan peserta, ia memastikan pembinaan dan pelatihan sudah dilakukan oleh bidang kebudayaan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia yang akan tampil pada FBIM 2026.

“Sudah dilakukan pembinaan oleh bidang budaya dan selama ini sudah dilakukan pelatihan-pelatihan untuk mempersiapkan SDM-nya. Kita optimistis sama dengan tahun kemarin,” tandasnya. (RETHA/j)