PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Erlan Audri menilai digitalisasi usaha kini bukan lagi sekadar mengikuti perkembangan tren, melainkan menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah pola transaksi masyarakat yang kini lebih banyak memanfaatkan layanan digital, baik dalam sektor perdagangan, kuliner, jasa maupun UMKM. Karena itu, pelaku usaha yang tidak beradaptasi dikhawatirkan akan tertinggal dalam persaingan.

“Digitalisasi ini bukan hanya sekadar mengikuti tren, tetapi merupakan keharusan untuk keberlanjutan bisnis dan peningkatan PAD di era digital,” kata Erlan, Rabu, 13 Mei 2026.

Ia menilai penerapan sistem digital, termasuk transaksi non tunai dan pencatatan usaha berbasis teknologi, dapat membantu pemerintah meningkatkan transparansi serta optimalisasi pendapatan daerah dari sektor pajak dan retribusi.

Namun di sisi lain, Erlan mengingatkan pemerintah daerah tidak boleh hanya menuntut pelaku usaha bertransformasi tanpa memberikan dukungan nyata.

Menurutnya, masih banyak UMKM di Palangka Raya yang menghadapi kendala keterbatasan literasi digital, akses internet hingga biaya perangkat pendukung.

Karena itu, ia mendorong Pemko Palangka Raya memperkuat program pendampingan dan pelatihan digital bagi pelaku usaha kecil agar transformasi digital tidak hanya dinikmati usaha besar.

“Jangan sampai digitalisasi justru memperlebar kesenjangan antara usaha besar dan UMKM lokal. Pemerintah harus hadir memastikan pelaku usaha kecil bisa ikut berkembang,” tegasnya.

Erlan juga menilai digitalisasi mampu meminimalkan potensi kebocoran pendapatan daerah karena transaksi tercatat lebih transparan dan mudah diawasi. 

"Dengan sistem yang terintegrasi, pemerintah dapat memetakan potensi pajak daerah secara lebih akurat," tambahnya.

Ia berharap, transformasi digital di sektor usaha dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan pemerintah sehingga iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah semakin berkembang. (MARINI/j)