BORNEONEWS, Palangka Raya – Laboratorium Lingkungan Kota Palangka Raya menggelar kegiatan pelatihan dan praktik uji kebisingan yang berlangsung langsung di kantor Laboratorium Lingkungan setempat.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya peningkatan kemampuan teknis dan keahlian seluruh tim, guna menjamin hasil pengukuran kualitas lingkungan yang akurat, sah, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Laboratorium Lingkungan Palangka Raya, Anastavia Oktavianti, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis yang dilakukan secara berkelanjutan.
Menurutnya, tujuan utama dari kegiatan ini adalah agar seluruh petugas dan tenaga teknis laboratorium semakin mantap, terampil, dan percaya diri dalam melaksanakan tugas pengujian tingkat kebisingan di berbagai titik wilayah Kota Palangka Raya.
"Kegiatan ini kami adakan tentunya agar tim Laboratorium Lingkungan bisa lebih mantap lagi dalam hal melakukan uji kebisingan di wilayah Palangka Raya. Penguasaan teknik yang benar sangat kami butuhkan agar data yang dihasilkan nantinya benar-benar sesuai fakta lapangan dan memenuhi standar baku mutu lingkungan yang berlaku," ungkap Anastavia Oktavianti, Rabu, 13 Mei 2026.
Guna memastikan materi dan bimbingan yang diberikan berjalan tepat dan berkualitas, panitia pelaksana mendatangkan narasumber ahli yang berkompeten di bidangnya.
Pembina dan pengajar dalam kegiatan ini adalah tenaga teknis yang berasal dari Laboratorium Lingkungan Kabupaten Katingan, yang memiliki pengalaman dan standar kerja selaras dengan ketentuan pengelolaan lingkungan hidup.
Selama pelatihan berlangsung, peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi teori mengenai dasar hukum, standar baku mutu, serta cara kerja alat ukur, tetapi juga langsung melakukan praktik pengukuran.
Proses ini mencakup cara penempatan alat, teknik pencatatan data, hingga cara analisis hasil pengukuran agar sesuai dengan prosedur baku yang berlaku secara nasional.
Diharapkan, setelah mengikuti rangkaian kegiatan ini, kemampuan sumber daya manusia di Laboratorium Lingkungan Palangka Raya semakin meningkat.
"Hasil uji kebisingan yang andal dan presisi menjadi modal penting bagi pemerintah kota dalam merumuskan kebijakan pengendalian pencemaran lingkungan, demi terciptanya lingkungan hidup yang sehat, nyaman, dan layak bagi seluruh masyarakat," pungkasnya. (PATHUR/H)









