PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Heri Fauzi, memimpin langsung kegiatan sosialisasi bertema ramah anak di SD Islam Darrusalam Palangka Raya.

Kegiatan ini mengusung tema utama "Meningkatkan Kesadaran dan Kesiapan Menghadapi Bencana Melalui Penggunaan Jalur Evakuasi", yang ditujukan khusus bagi para siswa, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan di sekolah tersebut.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk menanamkan pemahaman mengenai pentingnya kewaspadaan dini sejak usia dini.

Mengingat sekolah merupakan tempat berkumpulnya banyak orang, pemahaman yang benar dan jelas mengenai tata cara menghadapi situasi darurat sangat diperlukan guna meminimalkan risiko dan menjamin keselamatan seluruh warga sekolah apabila sewaktu-waktu terjadi bencana.

Dalam pemaparannya, Heri Fauzi menjelaskan bahwa pengenalan jalur evakuasi menjadi materi inti yang disampaikan. Para siswa diajak untuk mengenali rute aman, titik kumpul, serta tanda-tanda penunjuk arah yang ada di lingkungan sekolah.

"Hal ini bertujuan agar jika terjadi hal yang tidak diinginkan, seluruh siswa dapat bergerak dengan tenang, tertib, dan tidak panik menuju tempat aman," katanya, Rabu, 13 Mei 2026.

Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan yang ramah anak, menggunakan bahasa yang sederhana, disertai contoh-contoh yang mudah dipahami, serta diselingi sesi tanya jawab agar siswa lebih antusias dan paham.

Selain mengenal jalur evakuasi, peserta juga dibekali pengetahuan dasar mengenai jenis-jenis potensi bencana yang mungkin terjadi di wilayah Palangka Raya dan langkah-langkah pertolongan pertama yang sederhana namun krusial.

Kepada para guru dan staf sekolah, Heri juga menekankan pentingnya peran mereka sebagai pengarah dan pengawas utama saat keadaan darurat. Sinergi antara pemahaman siswa dan kesiapan pendidik dinilai sangat menentukan keberhasilan proses evakuasi.

Diharapkan materi yang disampaikan dapat menjadi bekal yang berguna dan diterapkan dalam latihan rutin kesiapsiagaan bencana di sekolah.

Melalui kegiatan ini, BPBD Kota Palangka Raya berharap kesadaran akan keselamatan dan kesiapan menghadapi bencana semakin meningkat di kalangan pelajar.

"Pemahaman mengenai penggunaan jalur evakuasi yang benar diharapkan menjadi kebiasaan dan pengetahuan yang melekat, sehingga warga sekolah lebih siap, sigap, dan mampu menyelamatkan diri sendiri maupun orang lain saat situasi darurat terjadi," pungkasnya. (PATHUR/H)