BORNEONEWS, Sampit - Warga Komplek Pepabri RT 42/RW 08, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), turut ambil bagian dalam lomba menghias gapura untuk memeriahkan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
"Konsep yang kami angkat adalah kearifan lokal dan ramah lingkungan. Gapura kami sebenarnya sudah ada, tinggal menghiasnya saja," ujar Ketua RT 42, Maulidah Apriliyanti, Rabu, 13 Mei 2026.
Kemarin, warga bergotong royong menyelesaikan dekorasi gapura yang mengusung nuansa budaya lokal Kalimantan Tengah dipadukan dengan konsep peduli lingkungan.
Berbagai ornamen khas budaya Dayak dipasang untuk mempercantik gapura, seperti talawang, rumah betang hingga burung tingang yang menjadi simbol identitas budaya Kalimantan Tengah.
Selain menonjolkan unsur budaya, warga juga memanfaatkan barang bekas dan limbah plastik sebagai bahan utama dekorasi. Hiasan bunga dibuat dari sampah plastik hasil pengelolaan bank sampah RT, sedangkan ornamen bambu bekas mendominasi bagian gapura.
Maulidah menjelaskan, seluruh proses pengerjaan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dengan dukungan dari Kelurahan Mentawa Baru Hilir.
"Setahu saya satu mewakili satu kelurahan atau desa, sementara gapura kami di Komplek Pepabri ini mewakili Kelurahan Mentawa Baru Hilir," katanya.
Meski waktu persiapan cukup singkat, antusiasme warga tetap tinggi untuk menyelesaikan dekorasi tepat waktu. Hingga Selasa sore, progres pengerjaan disebut telah mencapai sekitar 90 persen.
"Kami kemarin dapat kabarnya mendadak, jadi waktu pengerjaannya cukup singkat. Karena tadi sempat hujan, makanya dilanjutkan sampai sore. Tinggal pasang lampu hias saja sudah selesai," lanjutnya.
Warga pun optimistis konsep yang diusung mampu bersaing dalam perlombaan tingkat daerah tersebut.
"Kabarnya penilaiannya dilakukan malam ini. Kami siap dan optimistis bisa menang dengan konsep yang kami usung ini," ungkapnya.
Lomba menghias gapura bertema Betang Huma Itah dalam rangka HUT Kalteng itu dilaksanakan secara berjenjang. Penilaian tingkat kecamatan berlangsung pada 8 hingga 14 Mei 2026, dilanjutkan tingkat kabupaten pada 15 sampai 17 Mei 2026.
Sementara pengumuman pemenang tingkat provinsi dijadwalkan pada 23 Mei 2026 bertepatan dengan upacara peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah. (DEWI PATMALASARI/H)









