PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kenaikan harga minyak goreng merek MinyaKita di Kota Palangka Raya disebut sudah terjadi dalam 10 hari terakhir dan dikeluhkan masyarakat karena melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Plt. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Samsul Rizal mengatakan pihaknya telah memantau kondisi tersebut di lapangan.

“MinyaKita dari Bulog didistribusikan ke pasar maupun pengecer. Sementara kenaikan harga di masyarakat sudah sekitar 10 hari,” katanya, Rabu 13 Mei 2026.

Menurut Samsul Rizal, pihaknya terus memantau perkembangan harga sekaligus memastikan distribusi berjalan lancar agar stok di pasaran kembali stabil dan harga dapat kembali sesuai ketentuan pemerintah.

Ia juga mengimbau, masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan penjualan MinyaKita di atas HET maupun dugaan penimbunan bahan pokok di lapangan.

Ia juga menegaskan pihaknya, akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengawasi distribusi dan penjualan MinyaKita agar tidak merugikan masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar sesuai aturan,” tutupnya. (MARINI/j)