BORNEONEWS, Sampit – Banjir melanda wilayah Desa Sungai Hanya, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Luapan air merendam permukiman warga hingga menutupi akses jalan di desa tersebut.
Kondisi banjir itu terlihat dalam sebuah video yang beredar pada Kamis, 14 Mei 2026. Dalam rekaman tersebut, sejumlah rumah panggung berbahan kayu tampak terendam air, sementara jalan desa tidak terlihat akibat genangan yang cukup tinggi.
"Update banjir di Sungai Hanya hari ini. Air naik tadi malam setelah hujan lebat, dan sekarang posisi air sudah sepinggang orang dewasa, ada yang sudah sampai di dada orang dewasa di beberapa titik. Hari ini per Kamis, tanggal 14 Mei 2026," ucap seorang warga dalam video tersebut.
Salah seorang warga, Anjar mengatakan banjir mulai terjadi sejak Selasa lalu dan sempat menunjukkan tanda-tanda surut pada Rabu sore. Namun, hujan deras yang kembali mengguyur wilayah itu membuat debit air naik lagi hingga merendam puluhan rumah warga.
"Untuk rumah yang terdampak kurang lebih sekitar 80 rumah. Dari hari Selasa kemarin, Rabu sore sempat mulai surut, tapi setelah hujan lebat tadi malam air naik lagi sampai sekarang belum ada surutnya," katanya, Kamis, 14 Mei 2026.
Menurut warga, hingga Kamis siang kondisi air masih bertahan dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Aktivitas masyarakat pun terganggu karena akses jalan ikut terendam banjir. (DEWI PATMALASARI/H)









