SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Tengah pada 14 hingga 16 Mei 2026.

Sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Kotawaringin Timur diperkirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya menjelaskan, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi adanya daerah belokan angin dan perlambatan kecepatan angin atau konvergensi di wilayah Kalimantan Tengah. Kondisi itu memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah.

Selain faktor konvergensi, kelembapan udara yang cukup tinggi dan labilitas atmosfer lokal yang kuat juga mendukung terbentuknya awan konvektif penyebab hujan lebat.

Wilayah yang diprediksi berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, serta Kota Palangka Raya.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara lokal dengan durasi singkat. Hujan lebat tersebut berpotensi disertai petir, angin kencang hingga puting beliung.

Warga juga diminta berhati-hati terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan akibat cuaca buruk tersebut, seperti genangan air, banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.

"Berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan seperti genangan air, banjir, tanah longsor dan pohon tumbang," tulis BMKG dalam keterangannya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor maupun yang memiliki aktivitas di luar ruangan. (DEWI PATMALASARI/R)