BORNEONEWS, Palangka Raya – Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) menilai Kalimantan Tengah memiliki peluang besar untuk kembali membangkitkan prestasi olahraga dayung.
Penilaian tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum III PB PODSI, Budiman Setiawan saat menghadiri Musyawarah Provinsi (Musprov) PODSI Kalimantan Tengah di Luwansa Hotel, Palangka Raya.
Menurut Budiman, keberhasilan pembinaan olahraga dayung sangat bergantung pada manajemen organisasi yang solid serta proses pencarian bakat atlet yang dilakukan secara tepat.
“Jangan asal mengambil atlet. Aspek antropometri juga harus diperhatikan. Dengan keterbatasan sarana dan anggaran, proses talent scouting harus lebih tajam,” ujarnya di Palangka Raya, Kamis, 14 Mei 2026.
Ia menyoroti keterbatasan anggaran yang selama ini menjadi tantangan klasik dalam pembinaan olahraga. Karena itu, harmonisasi internal organisasi dinilai penting agar pengurus dapat bekerja lebih efektif.
Budiman juga menilai sinergi dengan pemerintah daerah dan Dinas Pemuda dan Olahraga perlu diperkuat agar cabang olahraga berprestasi memperoleh dukungan optimal.
Selain dukungan pemerintah, keterlibatan sektor swasta melalui sponsor juga dianggap penting dalam pengembangan olahraga dayung di daerah.
“Mudah-mudahan di Kalimantan Tengah, dayung bisa menjadi primadona sehingga tidak sulit mendapatkan sponsor,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/R)









