BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau mulai mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai dukungan terhadap program pengentasan kemiskinan dari pemerintah pusat.
Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Lamandau.
Persiapan itu dibahas dalam kegiatan sosialisasi di Aula Dinas Sosial Kabupaten Lamandau, Selasa, 12 Mei 2026 . Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah membahas pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penyelenggara Sekolah Rakyat Tahun 2026 serta kesiapan daerah memenuhi persyaratan dari Kementerian Sosial.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamandau, Syaifudin Zuhri mengatakan pihaknya telah mengusulkan lokasi pembangunan sekolah di eks lahan LIK Desa Kujan seluas sekitar 8,6 hektare.
“Kita juga sudah mengirimkan proposal usulan lahan. Nantinya akan ada pembangunan gedung baru di lokasi yang kita usulkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah persyaratan dasar telah dipenuhi seperti sertifikat lahan, akses jalan, jaringan listrik, hingga ketersediaan air bersih melalui sumur bor. Selain itu, lokasi tersebut dinilai aman karena tidak berada di kawasan rawan banjir maupun longsor.
Melalui pembangunan Sekolah Rakyat, Pemkab Lamandau berharap masyarakat dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh layanan pendidikan yang lebih baik sekaligus membantu menekan angka kemiskinan di daerah. (NATALIA KRISTIN)









