BORNEONEWS, Sampit - Tim SAR masih belum menemukan keberadaan seorang lansia bernama Anudin alias Aket (65), warga Dusun Danau Purun, Desa Tumbang Payang, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang dilaporkan hilang sejak Sabtu dini hari, 9 Mei 2026.
Koordinator Lapangan Pos SAR Sampit, Ridwan, mengatakan hingga hari keempat pencarian yang dilakukan Tim SAR belum ada tanda-tanda keberadaan korban ditemukan.
"Pencarian belum ada hasil. Hari ini hari keempat pencarian kami. Nanti setelah hari ketujuh kami akan musyawarahkan dengan pihak keluarga terkait kelanjutan pencarian," kata Ridwan, Jumat, 15 Mei 2026.
Ia menjelaskan, keputusan penghentian ataupun perpanjangan operasi pencarian nantinya akan menunggu hasil musyawarah bersama keluarga serta arahan pimpinan.
"Setelah tujuh hari nanti menunggu hasil keputusan pimpinan apakah pencarian dihentikan atau dilanjutkan," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Anudin alias Aket yang juga dikenal warga sebagai Bapak Yusuf dilaporkan hilang sejak Sabtu sekitar pukul 02.00 WIB di kawasan Dusun Danau Purun. Hingga kini korban belum ditemukan meski pencarian terus dilakukan oleh tim SAR bersama warga setempat.
Camat Bukit Santuai, Agus Saptono, mengungkapkan sebelum dinyatakan hilang kondisi kesehatan korban memang sudah menurun dan sering sakit-sakitan.
"Beliau tinggal di basecamp PT Sarpatim ikut anaknya yang bekerja di sana. Dulu saat muda memang bekerja di PT Sarpatim dan sekarang sudah pensiun. Memang kondisinya sebelum hilang tidak terlalu sehat dan sakit-sakitan," pungkas Agus. (DEWI PATMALASARI)









