SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Seluruh jemaah haji asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dipastikan dalam kondisi aman selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

"Untuk sementara jemaah kita alhamdulillah masih aman pak, tidak ada yang dirujuk," kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kotim, Tiariyanto, Jumat, 15 Mei 2026.

Pernyataan itu disampaikan menyusul adanya kabar duka terkait puluhan jemaah haji asal Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci selama pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah.

Tiariyanto menjelaskan, berdasarkan laporan hingga 14 Mei 2026, seluruh jemaah asal Kotim masih dapat menjalankan ibadah dengan baik dan kondisi kesehatannya terus dipantau petugas.

Meski demikian, beberapa jemaah dilaporkan sempat mengalami gangguan kesehatan ringan akibat cuaca panas dan aktivitas ibadah yang cukup padat di Arab Saudi.

"Walaupun beberapa ada yang batuk, pilek dan demam," ujarnya.

Menurutnya, keluhan kesehatan tersebut masih tergolong ringan dan sejauh ini belum memerlukan penanganan medis serius ataupun rujukan ke fasilitas kesehatan.

Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah, hingga 11 Mei 2026 tercatat sebanyak 132.057 jemaah haji Indonesia telah tiba di Arab Saudi yang terbagi dalam 341 kelompok terbang atau kloter.

Di tengah pelaksanaan ibadah haji tahun ini, pemerintah juga menyampaikan kabar duka atas meninggalnya 24 jemaah asal Indonesia di Tanah Suci.

Meski demikian, Kemenhaj Kotim memastikan seluruh jemaah asal daerah tersebut masih dalam kondisi aman dan tetap menjalani rangkaian ibadah haji dengan lancar di Kota Makkah.

Pemantauan kesehatan dan kondisi jemaah juga terus dilakukan secara berkala oleh petugas untuk memastikan seluruh jemaah asal Kotim dapat menjalankan ibadah dengan nyaman hingga kembali ke tanah air. (DEWI PATMALASARI/y)