BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan memastikan akan melakukan pemantauan serta pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha.
Langkah ini dilakukan guna memastikan hewan yang akan disembelih dalam kondisi sehat, aman, dan layak dikonsumsi masyarakat.
Kepala DKPP Seruyan, Sri Susanti, menegaskan bahwa tim petugas kesehatan hewan telah disiagakan di setiap kecamatan untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Pemeriksaan tersebut mencakup pengecekan sebelum dan sesudah pemotongan hewan kurban.
“Pemantauan dan pemeriksaan kesehatan hewan akan dilakukan oleh tim di setiap kecamatan untuk memastikan hewan kurban sehat dan layak,” ujarnya, Sabtu, 16 Mei 2026.
DKPP Seruyan juga mengimbau masyarakat maupun panitia kurban agar melaporkan jumlah ternak, waktu, serta lokasi pemotongan hewan kurban kepada petugas di kecamatan masing-masing.
Pelaporan ini dinilai sangat penting agar petugas dapat mengatur jadwal pemeriksaan secara maksimal di lapangan.
Dengan adanya data tersebut, proses pengawasan dapat dilakukan sebelum penyembelihan maupun setelah pemotongan hewan berlangsung.
Pemeriksaan hewan kurban juga merupakan langkah pencegahan terhadap penyakit menular pada ternak, khususnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Sri Susanti menyampaikan bahwa pasokan hewan kurban dari luar daerah tetap diperbolehkan, dengan syarat berasal dari wilayah yang bukan zona merah penyakit hewan menular.
“Pasokan hewan kurban dari luar daerah tetap diperbolehkan selama tidak berasal dari wilayah zona merah penyakit,” tandasnya. (FAHRUL/H)









